Jumlah Importir Nakal Berkurang

JAKARTA – Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi mengatakan jumlah importir berisiko tinggi atau hight risk turun dari semula sekitar 15 ribu menjadi 14 ribu. Ini disebabkan upaya penertiban internal yang dilakukan setelah KPU Tanjung Priok digrebek KPK beberapa waktu lalu.

“Karena kita register dan lakukan law enforcement. Yang nggak benar diblokir dan sebagainya,” katanya, di Gedung Depkeu, Jakarta, Selasa (12/8/2008).

Menurut dia, perbaikan juga terjadi pada Perusahaan Penyedia Jasa Kepabeanan (PPJK). Berkat audit yang dilakukan kini jumlanya susut 3000 menjadi 2000.

“Kita bermain di kepatuhan saja, register kalau alamatnya nggak jelas, kita tutup,” kata Anwar.

Importir dan PPJK nakal adalah kategori konsumen kepabeanan yang juga disebut sebagai higt risk importer. Umumnya, mereka kerap kedapatan memalsukan dokumen impor, tidak memiliki kejelasan alamat dan sebagainya. (Muhammad Ma’ruf/Sindo/rhs)

Sumber : Okezone/Selasa, 12 Agustus 2008 – 16:21 wib/ Muhammad Ma’ruf/Sindo/rhs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s